Serunya traveling ke Milan. Perpaduan kota klasik dan moderen di jantung fashion dunia

milan 6

Jalan-jalan ke Italia tak melulu mengunjungi kota dan desa klasik. Meski tak banyak, ada juga kota di Italia yang moderen. Salah satunya adalah Milan. Ibukota fashion dunia ini dihiasi dengan banyak gedung pencakar langit menawan serta shopping centre yang seru.

milan 2.jpg

Saya mengunjungi Milan dengan naik bus dari Zurich, Swiss selama 4 jam. Sesaat sebelum memasuki kota Milan, bus melewati kota Como yang terkenal dengan keelokan danau Como. Meski sudah masuk musim dingin di Eropa, namun udara di Italia utara lebih hangat, mencapai 14 derajat celcius, serta cerah.

milan 1.jpg

Setelah bus berhenti di terminal Lampugnano, hal pertama yang saya lalukan adalah membeli tiket kereta harian di Milan. Dengan membayar 5 Euro atau sekira Rp. 84.000,00 saya bisa bebas menggunakan transportasi umum di Milan selama 24 jam. Dengan tiket inilah saya menuju ke berbagai destinasi wisata di Milan seperti Duomo, Galleria Vittorio Emanuele kastil Sforza, dan stadion Giuseppe Meazza.

BACA JUGA : Menelusuri Kelimutu, danau ajaib 3 warna yang penuh aura mistis di Flores

BACA JUGA : Flores timur, surganya pencari virgin beach

milan 4.jpg

Seperti kota – kota di Italia lainnya yang pernah saya kunjungi, wajah Milan juga klasik. Kotanya penuh dengan bangunan tua. Tapi suasana dan wajah kota berubah begitu memasuki kawasan Piazza Gae Aulenti. kawasan yang dulunya tak terpakai kini telah dibangun menjadi komplek kantor, mal dan alun-alun yang moderen.

milan 5

Gedung-gedungnya tinggi dan terbuat dari kaca. Sementara di alun-alun di bagian tengah dihiasi dengan air mancur menari. Piazza Gae Aulenti merupakan tempat warga Milan bertemu dan hang out di mal, kafe, serta restoran yang berjejer di area ini.

BACA JUGA : Mengintip keindahan alam pedesaan Swiss, stunning !

BACA JUGA : Danau Zurich, pusatnya hiburan alam di Zurich, Swiss

milan 3.jpg

Dari Piazza Gae Aulenti, bersama teman saya Maja yang berasal dari Italia, kami pun beranjak menuju stasiun kereta bawah tanah lainnya untuk menuju pusat kota Milan. Rencananya kami akan melihat sisi lain Milan dengan menggunakan kereta kemudian berjalan kaki.

TONTON JUGA VIDEONYA DI : Tips aman jalan – jalan di Milan

milan 7.jpg

Italia adalah negara yang cantik. Namun bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lain di Eropa barat, Italia terlihat lebih kotor. Tak jarang saya menemukan sampah berceceran dan coretan di gang-gang, jalanan, serta di stasiun bawah tanah. Beberapa kali juga saya menyaksikan warga Milan melompati palang tiket agara bisa naik kereta tanpa membeli tiket. Tapi serunya, harga tiket harian serta makanan di Milan jauh lebih murah dibandingkan di negara-negara Eropa barat.

 

 

Advertisements

One thought on “Serunya traveling ke Milan. Perpaduan kota klasik dan moderen di jantung fashion dunia

  1. Pingback: Begini caranya menghindari copet dan penipu saat jalan – jalan dan shopping di Milan, Italia – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s