Cabaret Voltaire, berkunjung ke tempat lahir Dadaisme

voltaire 1.jpg

Terkenal sebagai pusat finansial dunia, kota Zurich di Swiss juga memiliki banyak pusat seni dan budaya. Ada lebih dari 50 museum menarik yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah cabaret voltaire yang merupakan tempat lahir dan pusatnya seni moderen dadaisme.  Serunya, museum ini bisa dikunjungi tanpa tiket alias gratis.

Cabaret Voltaire mungkin satu-satunya museum dan pusat seni yang bisa dikunjungi dengan gratis di Zurich. Terletak di kawasan kota tua Zurich, dari stasiun utama Zurich atau Hauptbahnhof saya naik tram selama 5 menit lalu lanjut mendaki area perbukitan Zurich selama 5 menit.

voltaire 2.jpg
Hugo Ball

Berada di Spiegelgasse 1, Cabaret Voltaire dibuka pada masa perang dunia I. Karena Swiss netral semasa perang dunia I, Cabaret Voltaire menjadi tempat berkumpulnya para seniman, penulis, ilmuwan dan para filsuf. Hugo Ball dan kawan-kawannya kemudian mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap perang lewat berbagai macam seni. Seni itu kini dikenal sebagai dadaisme.

BACA JUGA : Begini caranya menghindari copet dan penipu saat jalan – jalan dan shopping di Milan, Italia

BACA JUGA : Serunya traveling ke Milan. Perpaduan kota klasik dan moderen di jantung fashion dunia

voltaire 3.jpg

Dadaisme mengusung konsep anti perang yang disampaikan dengan lugas. Para seniman dadaisme menyebutkan sebagai anti seni. Sebagai pusat seni dadaisme, berbagai tokoh besar pernah mengunjungi Cabaret Voltaire, termasuk Lenin yang sempat tinggal di Zurich semasa ia diasingkan. Saat tinggal di Zurich, Lenin sering mampir ke Cabaret Voltaire.

BACA JUGA : Berpuasa di Vietnam, Panasnya Capai 40 Derajat Celcius !

BACA JUGA : Padang Rumput ala Afrika Ternyata Ada di Indonesia Lho, Ini Tempatnya 

voltaire 4.jpg

Ada berbagai macam karya seni beraliran dadaisme yang bisa dinikmati di Cabaret Voltaire. Mulai dari lukisan, ilustrasi, puisi hingga film. Pada malam-malam tertentu disajikan pertunjukan musik, puisi dan film.

voltaire 5.jpg

Selain berbagai macam karya seni, sering pula dipamerkan berbagai karya para seniman praktisi dadaisme dari berbagi belahan dunia. Mulai dari Swiss, Amerika Serikat, hingga Jepang. Kadang juga digelar pesta di Cabaret Voltaire, menjadikan tempat ini sebagai salah satu pilihan hiburan malam di Zurich.

BACA JUGA : Mau Nikah ala Royal Wedding ? Kastil Mewah Chateau Challain di Prancis Jawabannya

BACA JUGA : Buka Bersama di Vietnam, Tongseng dan Klepon Jadi Primadona

Selain sebagai pusat seni, Cabaret Voltaire juga digunakan sebagai kedai kopi dan toko suvenir yang bertema dadaisme. Bermacam buku dadaisme serta suvenir bisa ditemukan disini. Saya menemukan sebuah note book dan pensil dadaisme seharga 6 CHF atau sekira Rp. 85.000,00. Sepasang suvenir unik yang hanya bisa didapatkan di Zurich, Swiss.

 

This article has been published at http://www.okezone.com/travel on April 26, 2018. https://lifestyle.okezone.com/read/2018/04/26/406/1891510/tempat-wisata-di-swiss-ini-bisa-dikunjungi-gratis-lho

Advertisements

One thought on “Cabaret Voltaire, berkunjung ke tempat lahir Dadaisme

  1. Pingback: Megahnya ikon kota Milan, Duomo. Untuk masuk perlu antre dari pagi ! – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s